Monitoring dan Koordinasi ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kulon Progo
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan monitoring dan koordinasi ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kulon Progo pada Senin, 31 Agustus 2026 di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah. Monitoring dan koordinasi ditanggapi oleh pihak SRT bersama para wali asuh asrama. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos PPPA Kulon Progo, Ernawati Sukeksi, S.IP., MM., bersama Sekretaris Dinas, Trusta Hendraswara, SS, M.Si, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM), Dian Putera Karana, S.Pd, M.Pd, beserta sejumlah staf.
Monitoring dan koordinasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Dinsos PPPA Kulon Progo untuk mengetahui perkembangan penyelenggaraan SRT 1 Kulon Progo setelah berdiri dan mulai melaksanakan kegiatan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala dan kebutuhan yang dihadapi dalam penyelenggaraan kegiatan sehari-hari.
Dalam monitoring tersebut, jajaran Dinsos PPPA Kulon Progo melakukan koordinasi dengan pihak SRT terkait sejumlah aspek yang perlu mendapatkan perhatian, terutama menyangkut sarana dan prasarana serta pelayanan pendukung bagi peserta didik.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih. Untuk sementara waktu, kebutuhan air bersih di SRT 1 Kulon Progo dapat dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui droping air bersih menggunakan mobil tangki. Langkah tersebut dilakukan sebagai solusi sementara agar kebutuhan air bersih bagi siswa, guru, dan seluruh aktivitas sekolah tetap dapat terpenuhi. Sambil menunggu selesainya pemasangan instalasi air bersih oleh PDAM Kulon Progo. 
Selain itu, pemenuhan fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Keberadaan UKS dinilai penting untuk memberikan penanganan awal bagi siswa maupun siswi yang mengalami sakit atau membutuhkan pertolongan kesehatan selama mengikuti kegiatan di sekolah. Dengan tersedianya fasilitas UKS yang memadai, penanganan kesehatan peserta didik diharapkan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan optimal.
Selanjutnya, aspek lain yang menjadi perhatian adalah pemenuhan kebutuhan yang bersifat non fisik, seperti berkesenian, hiburan, dan olah raga. Mengingat bahwa para siswa SRT menjalani pendidikan dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga siswa diharapkan tidak mengalami jenuh atau bosan serta tetap bersemangat untuk terus menjalani masa pendidikan.
Monitoring dan koordinasi juga menjadi sarana untuk menggali berbagai permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan kegiatan di SRT 1 Kulon Progo. Berbagai persoalan yang ditemukan akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut, baik di lingkungan Dinsos PPPA maupun dengan perangkat daerah dan pihak terkait lainnya.
Koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan memiliki arti yang sangat penting bagi keberadaan SRT 1 Kulon Progo. Berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi sekolah perlu diidentifikasi sejak awal sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Melalui kegiatan monitoring dan koordinasi ini, Dinsos PPPA Kulon Progo berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan koordinasi guna mendukung kelancaran penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Diharapkan SRT 1 Kulon Progo dapat memberikan layanan pendidikan, pembinaan, dan pengembangan peserta didik secara optimal serta menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga penerima manfaat.